Archive | Mei 2012

Jangan Bersedih, Jangan Berputus Asa Dari Rahmat-Nya…

Alhamdulillah, segala puji hanya milik Allah Subhanahu wa Ta’ala, Dzat yang di tangan-Nya segala perkara. Dia-lah yang membuat manusia tertawa dan menangis. Dan Dia-lah Dzat Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang. Shalawat serta salam semoga selalu tercurah kepada Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam, manusia terbaik yang telah menghadapi berbagai macam ujian yang menyedihkan hati dengan penuh kesabaran dan keimanan kepada Rabb semesta alam, dan juga kepada keluarga beliau, shahabat beliau, dan orang-orang yang mengikuti beliau dengan baik hingga hari kiamat.

Na’am –saudaraku seiman yang semoga dirahmati Allah-, memang sebuah hal yang sudah diketahui bahwa manusia akan terus merasakan dua hal dalam hidupnya, kesedihan maupun kegembiraan. Kedua kondisi ini senantiasa menyertai seorang manusia mulai dari kecil hingga ajal menjemputnya. Akan tetapi, seorang muslim adalah seorang yang memiliki prinsip dan keyakinan teguh bahwasanya segala perkara ada di tangan Allah Subhanahu wa Ta’ala. Inilah prinsip seorang muslim yang harus tertanam dalam dada-dada mereka. Baca Lanjutannya…

Wanita Cari Jodoh di Koran

Al Lajnah Ad Daa-imah lil Buhuts Al ‘Ilmiyyah wal Iftaa (Komisi Tetap Riset dan Fatwa) Saudi Arabia ditanya :

Bagaimana hukumnya seorang wanita mengumumkan dirinya (sedang mencari jodoh) di koran dan majalah dengan menyebutkan beberapa sifatnya (fisik/non-fisik) kepada orang yang ingin melamar dan menikahinya?

Jawaban Lajnah Daa-imah : Baca Lanjutannya…

Hukum Takut Kepada Jin

Syaikh Rabi’ bin Hadi Al Madkholi hafizhahullah ditanya : Apakah takut kepada jin termasuk rasa takut yang alami atau tidak?

Beliau hafizhahullah menjawab :

Takut kepada jin, jika takutnya termasuk khouf sirri[1] dimana ia meyakini bahwa jin tersebut dapat memberi manfaat dan bahaya, maka rasa takut di sini termasuk kesyirikan.

وَأَنَّهُ كَانَ رِجَالٌ مِنَ الْإِنْسِ يَعُوذُونَ بِرِجَالٍ مِنَ الْجِنِّ فَزَادُوهُمْ رَهَقًا

“Dan bahwasanya ada beberapa orang laki-laki di antara manusia meminta perlindungankepada beberapa laki-laki di antara jin, maka jin-jin itu menambah bagi mereka dosa dan kesalahan”[2] Baca Lanjutannya…

Li’an dan Akibat Buruk Perselingkuhan

Sesungguhnya ketika dua insan mengikat sebuah tali pernikahan, maka keduanya telah berjanji agar setia kepada pasangannya di kala senang dan sedih, lapang dan susah hingga akhir hayat. Namun terkadang setan pandai menggelincirkan seseorang sehingga orang tersebut merusak ikatan yang telah ia jalin bersama pasangannya dan melupakan janji setia tersebut. Kemudian mulailah muncul berbagai macam prahara dalam rumah tangganya hingga mencapai suatu level dimana kedua belah pihak sudah tidak mungkin bersatu kembali, bahkan keduanya harus melakukan sumpah di hadapan hakim bahwa pasangannya telah berzina dengan orang lain. Inilah li’an. Baca Lanjutannya…

%d blogger menyukai ini: