Archive | Oktober 2011

(Selingan) Mereka, Semangat, dan Menjaga Waktu

Diantara manfaat membaca kisah-kisah orang lain yang Allah Ta’ala berikan kelebihan kepada dirinya adalah mengingkatkan semangat kita dalam berbagai hal, baik beribadah, menuntut ilmu, berdakwah, menulis, atau lainnya. Saya mendapatkan cerita yang ringkas sekali tetapi menurut saya kisah tersebut menambah semangat kita terutama untuk menuntut ilmu dan menjaga waktu. Saya dapatkan dua kisah ini dari orang-orang yang menurut saya hebat dan inspiratif juga, Al Akh Al Fadhil Wira Mandiri Bachrun dan Ustadz Muhammad Abduh Tuasikal hafizhahumallah dari akun jejaring sosial facebook milik mereka. Al Akh Wira Mandiri Bachrun adalah alumnus UGM dan sekarang menuntut ilmu di Darul Hadits, Syihr, Yaman. Sedangkan Ustadz Muhammad Abduh Tuasikal adalah lulusan Teknik Kimia UGM yang sekarang meneruskan studi S2 Teknik Kimia di King Saud University, Riyadh. Dan beliau rutin menghadiri durus Syaikh Al ‘Allamah Shalih bin Fauzan Al Fauzan hafizhahullah. Baca Lanjutannya…

Cara Belajar Para Ulama (Edisi 2)

Saudaraku para penuntut ilmu yang semoga senantiasa dirahmati Allah dimanapun kita berada, masih dalam pembahasan hal-hal yang harus dilakukan penuntut ilmu. Hal berikutnya yang harus dilakukan oleh penuntut ilmu adalah :

  • Mengulang-ngulang ilmu yang sudah didapat baik hafalan, pemahaman, maupun bacaan

Mengulang pelajaran adalah sebab bertambahnya kekuatan hafalan di pikiran kita. Maka jika engkau mendapat suatu faidah ilmu, maka mengulang apa yang engkau dapatkan adalah sebab kuatnya dan tetapnya ilmu tersebut di pikiran kita. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

إذا قام صاحب القرآن فقرأه بالليل والنهار ذكره، وإن لم يقم به نسيه

“Jika seorang penghafal Al Qur’an shalat di malam dan siang hari dan membaca apa yang ia hafal, maka ia akan mengingatnya. Jika tidak, maka ia akan melupakannya” (Lihat Silsilah Ash Shahihah no. 597, Maktabah Syamilah) Baca Lanjutannya…

Cara Belajar Para Ulama (Edisi 1)

Segala puji hanya bagi Allah Subhanahu wa Ta’ala, Dzat Yang Maha Mengetahui segala sesuatu. Shalawat dan salam semoga selalu tercurah kepada manusia yang paling tahu tentang Rabbul ‘alamin, Nabi kita Muhammad, dan juga kepada keluarga beliau, shahabat beliau, dan yang mengikuti jalan mereka dengan baik hingga hari akhir.

Hampir semua kita sudah tahu tentang kewajiban dan keutamaan  menuntut ilmu agama ini. Jadi hal ini tidak perlu lagi dibahas di sini. Tapi, mungkin ada yang masih bingung bagaimana cara belajar yang benar sehingga kita bisa mengambil faidah yang banyak dari apa yang kita pelajari? Saya pun termasuk golongan tersebut. Hingga suatu ketika saya melihat seorang tholib yang membawa kitab tipis berjudul “Yaa Thalibal ‘Ilmi, Kaifa Tahfazhu? Kaifa Taqra-u? Kaifa Tafhamu?karya Syaikh Abdul Aziz As Sadhan hafizhahullah. Baca Lanjutannya…

%d blogger menyukai ini: