Mutiara Faidah Hadits Arba’in 17 : Anjuran Berbuat Ihsan Dalam Segala Hal

عن أبي يعلى شداد بن أوس رضي الله تعالى عنه عن رسول الله صلى الله عليه وآله وسلم قال إن الله كتب الإحسان على كل شئ، فإذا قتلتم فأحسنوا القتلة وإذا ذبحتم فأحسنوا الذبحة، وليحد أحدكم شفرته وليرح ذبيحته. (رواه مسلم)

Dari Abu Ya’la –Syaddad bin Aus radhiyallahu Ta’ala  ‘anhu, dari Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam, beliau bersabda : “Sesungguhnya Allah mewajibkan berbuat ihsan kepada segala sesuatu. Jika kamu membunuh, maka baguskanlah cara membunuhmu. Jika kamu menyembelih, maka baguskanlah cara menyembelihmu, dan hendaknya kalian mempertajam pisau kalian dan meringankan hewan sembelihannya” (HR. Muslim)

Penjelasan ringkas hadits

Ihsan adalah berbuat baik, yakni lawan dari berbuat jahat. Pada hadits ini Allah Subhanahu wa Ta’ala mewajibkan berbuat ihsan kepada siapa saja, baik manusia maupun hewan.

Ihsan sendiri wajib dilakukan baik kepada Al Khaliq –yakni Allah Subhanahu wa Ta’ala maupun kepada makhluq. Adapun berbuat ihsan  kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala adalah sebagaimana yang terdapat di dalam hadits Jibril ‘alaihissalam :

أن تعبد الله كأنك تراه، فإن لم تكن تراه فإنه يراك

“(Ihsan adalah) engkau beribadah kepada Allah seakan-akan engkau melihatnya (secara langsung). Jika tidak mampu melihatnya, maka Dia pasti melihatmu” (HR. Muslim)

Sedangkan berbuat ihsan kepada makhluq adalah dengan memperlakukan manusia maupun hewan dengan akhlaq yang mulia. Dengan menunaikan hak-hak sesama muslim, menyebarkan salam, bantu-membantu dalam kebaikan dan ketaqwaan, memberi makan hewan yang kelaparan, dan lainnya.

Lalu Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam menyebutkan contoh berbuat ihsan, yakni jika hendak membunuh, maka perbaguslah cara membunuhnya dan jika hendak menyembelih,perbaguslah cara menyembelihnya. Yang dimaksud membunuh di sini adalah membunuh orang-orang yang halal uuntuk dibunuh, misalnya karena qishash atau karena hukum had yang hukumannya sampai derajat dibunuh semisal murtad dari agama yang mulia ini.

Berbuat ihsan ketika membunuh dengan sebab yang dibenarkan maupun ketika akan menyembelih yaitu dengan cara menggunakan metode yang dapat menghilangkan nyawa tanpa menyiksanya.

 Tidak boleh juga melakukan ‘mutilasi’ terhadap orang yang berhak dibunuh sama saja apakah ketika memerangi orang-orang kafir ataupun membunuh dalam rangka menegakkan qishash atau had. Tetapi dalam qishash hal ini dikecualikan karena orang yang membunuh seseorang, maka dia akan di-qishash sesuai dengan perlakuan dia terhadap orang yang dibunuhnya. Dalilnya adalah kisah yang dikatakan oleh Syaikh Abdul Muhsin Al ‘Abbad hafizhahullah diriwayatkan oleh Imam Al Bukhari no. 2413 dan Imam Muslim no. 1672 dimana ada seorang yahudi yang menggencet kepala seorang budak wanita diantara dua batu. Lalu Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam memerintahkan agar orang yahudi tersebut digencet juga dengan batu. Maka kisah ini menunjukkan adanya balasan yang setimpal dalam qishash.

Bagaimana dengan rajam bagi pezina? Bukankah syari’at sendiri yang memerintahkan agar pelaku zina yang sudah menikah untuk di rajam, yakni dilempari batu hingga tewas? Bukankah terkesan ‘menyiksa’?

Jawabannya ada 2 kemungkinan :

  1. Bisa jadi hukum rajam adalah pengecualian dari hadits ini karena hadits ini bersifat umum
  2. Diantara bentuk ihsan adalah melaksanakan perintah sesuai syari’at. Karena syari’at sendiri yang memerintahkan untuk merajam pezina yang sudah menikah, maka bentuk ihsan yang tepat adalah dengan melaksanakan perintah sesuai aturan syari’at

Faidah yang dapat dipetik

  1. Wajib berbuat ihsan dalam segala hal
  2. Wajib berbuat ihsan ketika membunuh  orang yang berhak dibunuh dengan menggunakan cara membunuh yang paling mudah untuk menghilangkan nyawa
  3. Wajib berbuat ihsan ketika hendak menyembelih hewan

Demikian tulisan ringkas sederhana ini. Semoga bermanfaat. Wallahu Ta’ala a’lam.

(Diringkas dari Fathul Qawiyyil Matin karya Asy Syaikh Al Muhaddits ‘Abdul Muhsin Al ‘Abbad hafizhahullah hal. 65-67, cet. Dar Ibnul Qayyim & Dar Ibnu ‘Affan cetakan I tahun 1424 H dengan sedikit tambahan)

Tag:

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: