Archive | September 2011

Pengakuan (Al Iqrar)

Al muqarr (kewajiban yang diakui) ada 2 macam :

  1. Berkaitan dengan hak Allah Ta’ala[2]
  2. Berkaitan dengan hak manusia[3]

Jika berkaitan dengan hak Allah Ta’ala, maka seseorang bisa meralat pengakuannya tersebut.[4] Adapun jika berkaitan dengan hak manusia, maka dia tidak bisa meralat pengakuannya.[5] Baca Lanjutannya…

Iklan

Kongsi Dagang (Asy Syarikah) Dalam Islam[1]

Kerja sama perdagangan atau yang dikenal dengan istilah asy syarikah(الشركة ) ada 5 syarat :

  1. Modalnya harus sama-sama mata uang baik dinar maupun dirham[2]
  2. Keduanya sama dalam  jenisnya
  3. Modal kedua belah pihak digabung jadi satu
  4. Masing-masing pihak saling mengizinkan rekanannya untuk mengolah modal mereka
  5. Untung dan rugi ditanggung bersama sesuai persentase modal yang dikucurkan masing-masing pihak[3] Baca Lanjutannya…

3 Metode Pendalilan Al Qur’an dan As Sunnah Dalam Menetapkan Shifat Allah

Syaikh Muhammad bin Shalih Al ‘Utsaimin rahimahullahu Ta’ala menjelaskan metode pendalilan Al Qur’an dan As Sunnah dalam kitab beliau yang sangat bagus dalam masalah tauhid asma wa shifat, Al Qawa’idul Mutsla fi Shifaatillahi wa Asmaa-ihil Husna  (القواعد المثلى في صفات الله و أسمائه الحسنى) beliau berkata :

Ada 3 cara pendalilan Al Qur’an dan As Sunnah dalam menetapkan shifat : Baca Lanjutannya…

Mutiara Faidah Hadits Arba’in 18 : Bertaqwa Kepada Allah Di manapun Berada

عن أبي ذر جندب بن جنادة، وأبي عبد الرحمن معاذ بن جبل رضي الله تعالى عنهما عن رسول الله صلى الله عليه وسلم قال: إتق الله حيثما كنت، وأتبع السيئة الحسنة تمحها، وخالق الناس بخلق حسن. (رواه الترمذي وقال: “حديث حسن”، وفي بعض النسخ: “حسن صحيح”)

Dari Abu Dzar -Jundub bin Junadah, dan Abu ‘Abdirrahman –Mu’adz bin Jabal radhiyallahu Ta’ala ‘anhuma dari Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam, beliau bersabda : “Bertaqwalah engkau kepada Allah dimanapun engkau berada. Dan ikutilah perbuatan buruk dengan perbuatan baik, niscaya perbuatan baik tersebut akan menghapus perbuatan buruknya. Dan pergaulilah manusia dengan akhlak yang baik” (HR. Tirmidzi dan beliau berkata : “Hadits hasan”, dalam manuskrip lain : “Hadits hasan shahih”) Baca Lanjutannya…

Mutiara Faidah Hadits Arba’in 17 : Anjuran Berbuat Ihsan Dalam Segala Hal

عن أبي يعلى شداد بن أوس رضي الله تعالى عنه عن رسول الله صلى الله عليه وآله وسلم قال إن الله كتب الإحسان على كل شئ، فإذا قتلتم فأحسنوا القتلة وإذا ذبحتم فأحسنوا الذبحة، وليحد أحدكم شفرته وليرح ذبيحته. (رواه مسلم)

Dari Abu Ya’la –Syaddad bin Aus radhiyallahu Ta’ala  ‘anhu, dari Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam, beliau bersabda : “Sesungguhnya Allah mewajibkan berbuat ihsan kepada segala sesuatu. Jika kamu membunuh, maka baguskanlah cara membunuhmu. Jika kamu menyembelih, maka baguskanlah cara menyembelihmu, dan hendaknya kalian mempertajam pisau kalian dan meringankan hewan sembelihannya” (HR. Muslim) Baca Lanjutannya…

Nama Dan Shifat Allah Itu Tauqifiyyah

Segala puji hanya bagi Allah, Rabb semesta alam, Yang memiliki nama-nama yang paling baik, Yang memiliki sifat sempurna dari segala sisi, dan tidak ada yang menyerupai-Nya. Shalawat serta salam semoga selalu tercurah kepada Rasulullah, keluarganya, shahabatnya, dan orang-orang yang mengikuti mereka dengan baik.

Sesungguhnya Allah Subhanahu Wa Ta’ala adalah Dzat Yang Maha Sempurna dari segala sisi, tidak memiliki kekurangan sedikitpun. Allah Subhanahu Wa Ta’ala juga memiliki nama-nama yang indah sebagaimana firman-Nya :

و لله الأسماء الحسنى

Hanya milik Allah asmaa-ul husna” (QS. Al A’raf : 180) Baca Lanjutannya…

Definisi Hadits Dan Syarat Hadits Shahih

Segala puji hanya bagi Allah Subhanahu wa Ta’ala yang telah menjaga kemurnian agama Islam ini dengan menjaga kemurnian Al Qur’an maupun sunnah Nabi-Nya shallallahu ‘alaihi wa sallam. Shalawat serta salam semoga selalu tercurah kepada Nabi yang telah menyampaikan risalah dari langit hingga sampai kepada kita saat ini, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam, juga kepada keluarganya, shahabatnya, dan yang mengikuti sunnah beliau dengan baik hingga akhir zaman.

Pembaca yang semoga dirahmati Allah, telah kita lalui pembahasan mengenai pentingnya sanad atau isnad dalam agama ini dimana sanad ini yang mengantarkan kita kepada teks hadits yang Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam ucapkan pada saat beliau masih hidup. Insya Allah sekarang kita mulai masuk ke pembahasan inti yang berkaitan tentang ilmu mushthalahul hadits. Baca Lanjutannya…

Warna-Warni Riya’ Dalam Lapangan Ilmu

Diantara hal yang Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam takutkan menimpa umat beliau adalah syirik kecil, yaitu riya’. Beliau bersabda,

“إنّ أخوف ما أخاف عليكم الشرك الأصغر”. قالوا : “و ما الشرك الأصغر يا رسول الله؟” قال : “الريا”

“Sesungguhnya hal yang paling aku takutkan menimpa kalian adalah syirik kecil”. Para shahabat bertanya : “Apa itu syirik kecil wahai Rasulullah?” Beliau menjawab : “(yaitu) riya“. (HR. Ahmad; dinilai shahih oleh Syaikh Al Albani dalam Shahih At Targhib no. 32)

Bahaya riya’ memang sangat besar. Ditambah lagi dengan samarnya keberadaan riya’ pada diri seseorang sehingga terkadang seseorang tidak sadar dirinya sedang terjangkiti virus riya’. Ia mengira ia aman dari riya’, tetapi ternyata ia sudah masuk perangkap iblis dan berbangga dengan ilmu dan amalnya, senang dipuji, senang dikatakan seorang ikhwan yang banyak hafalannya, dan sebagainya. Allahul musta’an. Baca Lanjutannya…

%d blogger menyukai ini: