Peristiwa Turunnya Al Qur’an

Segala puji bagi Allah Ta’ala yang telah menurunkan Al Qur’an sebagai petunjuk bagi manusia kepada manusia yang paling bertaqwa kepada-Nya, yakni Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam. Kaum muslimin, pelajaran Ushulun fit Tafsir kali ini adalah tentang peristiwa turunnya Al Qur’an kepada Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam. Kapan Al Qur’an turun? Pada usia berapa Rasulullah ketika menerima wahyu berdasarkan pendapat yang kuat? Siapa yang diutus untuk turun membawa Al Qur’an? Semua terjawab pada tulisan di bawah ini.

Al Qur’an pertama kali turun kepada Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam pada malam lailatul qadr berdasarakan firman Allah Ta’ala,

إِنَّا أَنْزَلْنَاهُ فِي لَيْلَةِ الْقَدْرِ

“Sesungguhnya Kami telah menurunkannya (Al Quran) pada malam kemuliaan” (QS. Al Qadr : 1)

(إِنَّا أَنْزَلْنَاهُ فِي لَيْلَةٍ مُبَارَكَةٍ إِنَّا كُنَّا مُنْذِرِينَ (3) فِيهَا يُفْرَقُ كُلُّ أَمْرٍ حَكِيمٍ (4

“sesungguhnya Kami menurunkannya pada suatu malam yang diberkahi dan sesungguhnya Kami-lah yang memberi peringatan  (3) Pada malam itu dijelaskan segala urusan yang penuh hikmah (4)” (QS. Ad Dukhan : 3-4)

شَهْرُ رَمَضَانَ الَّذِي أُنْزِلَ فِيهِ الْقُرْآَنُ هُدًى لِلنَّاسِ وَبَيِّنَاتٍ مِنَ الْهُدَى وَالْفُرْقَانِ

“(Beberapa hari yang ditentukan itu ialah) bulan Ramadhan, bulan yang di dalamnya diturunkan (permulaan) Al Quran sebagai petunjuk bagi manusia dan penjelasan-penjelasan mengenai petunjuk itu dan pembeda (antara yang hak dan yang bathil)” (QS. Al Baqarah : 185)

Berdasarkan pendapat yang masyhur di antara ahlul ‘ilmi, Rasulullah berusia 40 tahun ketika Al Qur’an turun pertama kali sebagaimana yang diriwayatkan dari Ibnu Abbas radhiyallahu ‘anhuma, ‘Atho, Sa’id bin Al Musayyib, dan selain mereka rahimahumullahu. Usia ini (40 tahun) adalah saat dimana seorang manusia telah mencapai kesempurnaan pikiran, kesempurnaan akal, dan juga kesempurnaan pemahaman.

Al Qur’an dibawa turun oleh Jibril ‘alaihissalam, al muqarrabin al kiram, dari Allah Ta’ala kepada Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam. Allah berfirman tentang sifat Al Qur’an:

وَإِنَّهُ لَتَنْزِيلُ رَبِّ الْعَالَمِينَ (192) نَزَلَ بِهِ الرُّوحُ الْأَمِينُ (193) عَلَى قَلْبِكَ لِتَكُونَ مِنَ الْمُنْذِرِينَ (194) بِلِسَانٍ عَرَبِيٍّ مُبِينٍ (195

“Dan sesungguhnya Al Quran ini benar-benar diturunkan oleh Tuhan semesta alam (192) dia dibawa turun oleh Ar-Ruh Al-Amin (Jibril) (193) ke dalam hatimu (Muhammad) agar kamu menjadi salah seorang di antara orang-orang yang memberi peringatan (194) dengan bahasa Arab yang jelas (195)” (QS. Asy Syu’araa : 192 – 195)

Jibril ‘alaihissalam sungguh memiliki sifat-sifat yang terpuji dan agung, diantaranya adalah mulia, kuat, dekat dengan Allah Ta’ala, memiliki kedudukan dan kehormatan diantara para malaikat lain, amanah, tampan, suci, dan sifat apapun yang memang layak bagi Jibril memilikinya karena Jibril adalah utusan Allah yang diutus membawa wahyu kepada para rasul Allah dari kalangan manusia. Allah berfirman:

(إِنَّهُ لَقَوْلُ رَسُولٍ كَرِيمٍ (19) ذِي قُوَّةٍ عِنْدَ ذِي الْعَرْشِ مَكِينٍ (20) مُطَاعٍ ثَمَّ أَمِينٍ (21

“sesungguhnya Al Qur’aan itu benar-benar firman (Allah yang dibawa oleh) utusan yang mulia (Jibril) (19) yang mempunyai kekuatan, yang mempunyai kedudukan tinggi di sisi Allah yang mempunyai ‘Arsy (20) yang ditaati di sana (di alam malaikat) lagi dipercaya (21)” (QS. At Takwir : 19-21)

(عَلَّمَهُ شَدِيدُ الْقُوَى (5) ذُو مِرَّةٍ فَاسْتَوَى (6) وَهُوَ بِالْأُفُقِ الْأَعْلَى (7

yang diajarkan kepadanya oleh (Jibril) yang sangat kuat (5) yang mempunyai akal yang cerdas; dan (Jibril itu) menampakkan diri dengan rupa yang asli (6) sedang dia berada di ufuk yang tinggi (7) (QS. An Najm : 5-7)

قُلْ نَزَّلَهُ رُوحُ الْقُدُسِ مِنْ رَبِّكَ بِالْحَقِّ لِيُثَبِّتَ الَّذِينَ آمَنُوا وَهُدًى وَبُشْرَى لِلْمُسْلِمِينَ

“Katakanlah: “Ruhul Qudus (Jibril) menurunkan Al Quran itu dari Tuhanmu dengan benar, untuk meneguhkan (hati) orang-orang yang telah beriman, dan menjadi petunjuk serta kabar gembira bagi orang-orang yang berserah diri (kepada Allah)” (QS. An Nahl : 102)

Allah Ta’ala telah menjelaskan kepada manusia sifat-sifat Jibril ‘alaihissalam yang terpuji dan agung yang Jibril turun membawa Al Qur’an dari sisi Allah Ta’ala. Sehingga hal ini secara tidak langsung juga menunjukkan keagungan Al Qur’an, dan perhatian Allah Ta’ala padanya karena tidaklah diutus seesorang yang agung kecuali untuk perkara yang agung juga.

“لا يرسل من كان عظيما إلا بالأمور العظيمة”

Dengan demikian, kita semua kaum muslimin semakin menyadari betapa agungnya Al Qur’an dan bahwasanya Al Qur’an itu diturunkan dari Allah Ta’ala Yang Maha Perkasa melalui Jibril ‘alaihissalam yang agung kepada Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam, manusia yang paling mulia. Walhamdulillahi Rabbil ‘alamin.

Tag:

One response to “Peristiwa Turunnya Al Qur’an”

  1. muhamad ary says :

    SEGALA PUJI BAGI ALLAH SWT,

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: